Derby Manchester Tak Pernah Sekadar Soal Kelas

MITOSBOLA– Pertemuan Manchester United dan Manchester City di Old Trafford pada Sabtu (17/1/2026) jadi salah satu laga yang paling ditunggu di musim 2025/2026. Meski secara performa City lebih difavoritkan, Derby Manchester sudah berkali-kali membuktikan bahwa prediksi sering tak berlaku.
Situasi pun terasa berbeda untuk United. Ini bukan hanya derby terakhir musim ini, tetapi juga pertandingan pertama untuk pelatih interim Michael Carrick. Beban besar, ekspektasi tinggi, dan lawan yang sedang on-fire membuat duel ini memiliki narasi yang kuat.
Di sisi City, momentum sedang menguntungkan. Usai pesta gol di Piala FA, The Citizens tengah menjaga tekanan terhadap Arsenal dalam perebutan gelar Premier League. Namun sejarah dan dinamika derby justru sering mengacaukan statistik dan tren.
Berikut lima faktor yang bisa membuat United membalikkan prediksi dan merebut tiga poin.
Efek Michael Carrick dan Suara Baru dalam Tim

Kehadiran Carrick menghadirkan energi baru bagi skuad United. Sebagai mantan pemain yang sangat dikenal publik Old Trafford, Carrick punya pengalaman memahami kultur klub, sekaligus mengetahui bagaimana cara membangun kepercayaan pemain.
Pendekatannya dinilai lebih fleksibel dibanding era sebelumnya. Bukan ideologi sistem yang dipaksakan, melainkan upaya menemukan struktur bermain yang sesuai dengan karakter skuad. Statusnya sebagai legenda klub juga memberi magnet tersendiri di ruang ganti, memicu motivasi tambahan di laga sebesar derby.
Formasi Lebih Natural untuk Karakter Setan Merah

Perubahan paling mencolok berada pada taktik. Carrick lebih akrab dengan struktur empat bek, sesuatu yang sudah lama menjadi identitas Manchester United. Skema tersebut memungkinkan keseimbangan antara serangan balik cepat, dukungan dari lini tengah, serta penataan blok pertahanan yang lebih rapi.
Format ini juga membuka ruang bagi pemain muda seperti Kobbie Mainoo untuk menjadi jangkar permainan. Dengan tambahan mobilitas dari lini depan, United punya peluang mengganggu dominasi bola City yang selama ini jadi kekuatan utama mereka.
Rekam Jejak Derby yang Tak Selalu Menguntungkan City

Meskipun City superior dalam satu dekade terakhir, derby Manchester justru jarang berjalan berat sebelah. Old Trafford berulang kali jadi panggung kejutan, dan dalam enam kunjungan terakhir, City hanya dua kali pulang dengan kemenangan.
Fakta itu menunjukkan bahwa ketika laga dipenuhi atmosfer gengsi, gap kualitas di atas kertas cenderung menipis. Momentum, kesalahan kecil, bahkan tekanan mental bisa menentukan hasil akhir.
Celah dalam Pertahanan City yang Bisa Diserang

Label favorit tak berarti City tanpa masalah. Dalam tiga laga liga terakhir, City gagal menang. Cedera yang menimpa beberapa bek inti membuka ruang kelemahan di lini belakang — aspek yang bisa dimanfaatkan United, terutama bila lini serang mendapat amunisi tambahan usai tugas internasional.
Ancaman dari Erling Haaland dan Phil Foden tetap nyata, tapi City bukan tanpa titik rawan, terlebih saat bertanding tandang di laga bertensi tinggi.
Carrick Punya Rekam Jejak Kejutan

Carrick pernah mencuri hasil-hasil penting ketika menangani United dalam periode singkat sebelumnya, termasuk menahan Chelsea dan menumbangkan Arsenal. Dengan pendekatan taktis yang realistis, Carrick memberi nuansa bahwa United mampu bermain efektif tanpa harus unggul penguasaan bola.
Modal lain adalah produktivitas United. Dalam 10 pertandingan terakhir, United selalu mencetak gol. Konsistensi ini bisa menjadi sinyal bahaya bagi City yang sedang tidak komplet.
Lebih dari soal hasil akhir, duel ini dapat menjadi kesempatan Carrick mengembalikan identitas United dan memulihkan rasa percaya diri publik Old Trafford. Jika kemenangan diraih, efek psikologisnya bisa sangat besar untuk perjalanan tim ke depan.
Jadwal Laga dan Informasi Siaran

- Pertandingan: Manchester United vs Manchester City
- Venue: Old Trafford
- Tanggal: Sabtu, 17 Januari 2026
- Kick-off: 19:30 WIB
- TV: Champions TV 5
- Live Streaming: Vidio
Klasemen Premier League Sementara

Posisi kedua tim di klasemen menjadikan laga ini semakin menarik, baik untuk persaingan gelar maupun target United memperbaiki musim.
