Madrid Siap Lepas Vinicius Junior

MITOSBOLA – Hubungan antara Real Madrid dengan Vinicius Junior dikabarkan sedang memanas. Negosiasi perpanjangan kontrak baru antara kedua belah pihak kini dilaporkan menemui jalan buntu yang serius.

Kesepakatan yang sebelumnya diprediksi oleh banyak pihak akan berjalan dengan mulus, kini justru terancam batal total. Situasi pelik ini dipicu oleh adanya perubahan tuntutan dari pihak sang pemain sayap asal Brasil.

Vinicius disebut meminta nominal gaji yang lebih tinggi dari yang diterima oleh Kylian Mbappe. Real Madrid pun merespons tuntutan mengejutkan tersebut dengan sebuah sikap yang sangat tegas dan tanpa kompromi.

Lantas, sedalam apa sebenarnya keretakan yang sedang terjadi antara kedua belah pihak ini? Saga perpanjangan kontrak ini tampaknya akan menjadi sebuah cerita panjang yang sangat menarik untuk diikuti.

Tuntutan Gaji Lebih Tinggi dari Mbappe

Proses negosiasi perpanjangan kontrak baru Vinicius Junior sebenarnya sempat dikabarkan hampir rampung pada musim semi lalu. Namun, situasi di antara kedua belah pihak kini telah berubah secara drastis.

Pihak perwakilan Vinicius diyakini telah menaikkan tuntutan gaji mereka secara signifikan dalam proposal kontrak baru. Mereka disebut meminta bayaran yang setara atau bahkan lebih tinggi dari yang diterima oleh Kylian Mbappe.

Tuntutan ini kabarnya muncul setelah status Vinicius di dalam tim sedikit bergeser pada musim lalu. Kedatangan Mbappe membuatnya tidak lagi menjadi satu-satunya bintang utama di lini serang Los Blancos.

Sikap Tegas Los Blancos

Manajemen Real Madrid sama sekali tidak gentar dengan tuntutan baru yang diajukan oleh pihak Vinicius. Klub raksasa Spanyol itu dilaporkan tidak akan memenuhi permintaan tersebut dalam kondisi apa pun.

Menurut laporan dari media ternama Spanyol, El Chiringuito, Los Blancos bahkan siap untuk mengambil risiko yang terbesar. Mereka disebut rela untuk kehilangan sang bintang secara gratis jika memang diperlukan.

Sikap tegas ini seolah menunjukkan bahwa pihak klub tidak akan membiarkan satu pemain pun mengganggu struktur gaji yang sudah mereka tetapkan. Posisi Kylian Mbappe sebagai penerima gaji tertinggi tidak akan diganggu gugat.

Gencatan Senjata Sementara

Di tengah situasi yang sedang memanas ini, kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk mengambil sebuah langkah yang bijak. Mereka memutuskan untuk menunda sementara proses negosiasi perpanjangan kontrak baru tersebut.

Menurut laporan dari Cadena SER, Vinicius dan Real Madrid ingin fokus penuh pada semua pertandingan di atas lapangan. Pembicaraan mengenai kontrak baru akan kembali dilanjutkan pada akhir tahun 2025 nanti.

Meski begitu, keputusan penundaan ini justru menempatkan Real Madrid dalam posisi yang lebih rentan. Dengan sisa kontrak dua tahun, posisi tawar Vinicius akan menjadi semakin kuat seiring berjalannya waktu.